<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176</id><updated>2012-01-22T16:44:02.016-08:00</updated><title type='text'>DWI YUNI ASTUTI BLOG</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-1227768354477921076</id><published>2012-01-22T16:31:00.000-08:00</published><updated>2012-01-22T16:44:02.029-08:00</updated><title type='text'>Segala sesuatu diawali dari hati</title><content type='html'>Keberhasilan manusia dimasa hidupnya ditentukan oleh kualitas dalam hatinya. &lt;br /&gt;Nyatalah Firman Tuhan berkata :" Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan (Amsal 4:23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan bisa berkata-kata yang baik atau buruk karena apa yang diucapkan manusia berasal dari luapan dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sbab itu setiap hari sebelum petang datang, cek kondisi hati kita senantiasa agar saat malam menjelang sebelum kita pergi tidur pastikan kondisi hati kita dalam kondisi yang beres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga saat kita tidur siap menerima berkat Tuhan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-1227768354477921076?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/1227768354477921076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2012/01/segala-sesuatu-diawali-dari-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/1227768354477921076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/1227768354477921076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2012/01/segala-sesuatu-diawali-dari-hati.html' title='Segala sesuatu diawali dari hati'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-8672888702184450827</id><published>2012-01-04T10:42:00.000-08:00</published><updated>2012-01-04T10:45:23.663-08:00</updated><title type='text'>4 Jan 2012</title><content type='html'>Segala Perkara dapat kutanggung didalam Dia yang memberiku kekuatan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta adalah kota dimana Tuhan menempatkan aku tidak secara kebetulan namun aku percaya bahwa inilah tanah perjanjianku oleh sebab itu aku sangat cinta Jakarta...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-8672888702184450827?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/8672888702184450827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2012/01/4-jan-2012.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/8672888702184450827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/8672888702184450827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2012/01/4-jan-2012.html' title='4 Jan 2012'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-7058530920109067291</id><published>2012-01-03T08:19:00.001-08:00</published><updated>2012-01-03T08:22:25.739-08:00</updated><title type='text'>3 Januari 2012</title><content type='html'>Kesadaran kadang datang sangat lambat...&lt;br /&gt;Kadang terlalu cepat kita menyalahkan Tuhan gak adil karena kondisi kita yang tidak sebaik orang sekitar kita.&lt;br /&gt;Namun sesungguhnya.. sekalipun kondisi tidak baik disitulah Tuhan bisa memakainya untuk memagari orang yang di kasihiNya.... Cinta Banget Sama Tuhannnnn....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-7058530920109067291?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/7058530920109067291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2012/01/3-januari-2012.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/7058530920109067291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/7058530920109067291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2012/01/3-januari-2012.html' title='3 Januari 2012'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-6481561810858338145</id><published>2011-11-13T07:08:00.000-08:00</published><updated>2011-11-13T07:12:22.252-08:00</updated><title type='text'>Aku Ini Milik Siapa ????</title><content type='html'>AKU INI MILIK SIAPA ??&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perbincangan antara Mak Bro &amp; Mbak Sist,&lt;br /&gt;Mak Bro : Kuperhatikan terakhir kau sangat sensitive knapa mbak sist ?&lt;br /&gt;Mb Sist : Iya… lagi menggalau mak bro..&lt;br /&gt;Mak Bro : Ada apa ?&lt;br /&gt;Mb Sist : Umurku hampir kepala 3 tapi blom ketemu jodoh, jadi malu dan bingung tiap ditanya orang ..&lt;br /&gt;Mak Bro : O walaaah… sbenernya apa sih harapanmu kalo ketemu jodoh trus menikah?&lt;br /&gt;Mb Sist : Yaaaaa…. Kliatan normal aja mak bro....&lt;br /&gt;Mak Bro : *( Ngusap dahi…. Sedih&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perbincangan diatas adalah topik yang menarik bagi para jombowers , mereka biasanya akan mengalami fase dimana ia akan mengasihi diri sendiri bahkan panik saat usia yang terus bertambah namun dia belum menemukan seseorang untuk tambatan hati yang diharapkan menjadi pasangan hidup (PH)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aku ini milik siapa  ?? adalah postingan yang biasanya menjadi  HOT TOPIC dikalangan para Jomblowers.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari perbincangan diatas tentang pengharapan seorang jomblo bertemu siapa jodohnya dan menikah adalah “ supaya terlihat normal sebagai insan yang hidup bermasyarakat”. Istilah kasarnya supaya tidak mendapat cap nggak laku  dari orang sekitarnya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mak Bro : Memangnya kalau kamu sudah ketemu jodoh dan menikah akan menjamin hidupmu bahagia dan tidak ada masalah ?&lt;br /&gt;Mbak Sist : Ya enggak siiih.... tapii.. minimal 1 fase hidup terlewati…,&lt;br /&gt;Mak Bro : Berarti kamu hanya kejar target dong , menikah untuk  masuk fase berikutnya demi pandangan normal dari orang-orang sekitarmu&lt;br /&gt;Mb Sist : Ahhhh.... emakkkk... emang repot bicara sama orang tua.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sangat miris bila seorang punya keinginan menikah  tapi tidak mengerti tujuan dan tidak mempersiapkandiri dari sisi plus minus sebuah pernikahan itu sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bayangan memperoleh kebahagiaan setelah menikah itu seperti ending dalam sinetron, tampaknya akan menjadi kesalahan besar. Karena realita hidup yang ada adalah setelah menikah 2 orang yang berbeda kebiasaan hidup dan aturan keluarga akan menimbulkan berbagai masalah. Berbagai kebaikan serta keburukan akan terbuka didalam rumah tangga. Sehingga 2 orang ini akan ada proses penyesuaian.Nah.. dalam proses penyesuaian ini akan terjadi gesekan masing-masing  pribadi, yang bisa saya katakan itulah neraka dunia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Suatu kali ada pasangan kekasih bertengkar karena si gadis ingin segera menikah namun si cowok minta waktu untuk persiapan semuanya. Jawaban si cowok membuat gadis itu marah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mak Bro : Knapa pengen cepat nikah si ?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dara : Kayaknya asik mak bro.. bisa bobok bareng dan kemana mana berdua..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mak Bro : Jadi kamu cukup bobok bareng terus dan gak butuh makan, belanja , seneng-senang?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dara : Yah .. itu bisa dipikir nanti mak..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sangat naif kan??? Dara pikir dengan menikah tampaknyamenyenangkan karena saat tidur ada yang nemeni. Namun sebenarnya jika kita gali lebih dalam sebenarnya pengharapan dara adalah setelah menikah  bisa memiliki / menguasai pasangannya sepenuhnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jika harapan orang ingin menikah karena ingin menguasai pasangannya itupun akan berujung penyesalan.&lt;br /&gt;Karena hidup itu tidak hanya cukup dengan tidur bareng atau selalu berdua dengan pasangannya tapi masing masing akan kembali dalam hidup bersosial .Tidaklah mungkin mengontrol pasangan kita 24jam apa dan dimana pasangan kita berada.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kebutuhan dasar dari setiap orang adalah mendapat  kebahagiaan, butuh dikasihi dan diterima. Kebanyakan seorang yang belum menikah akan melihat sisi baiknya saja orang menikah yaitu hidup lengkap dan normal karena nggak hidup sendirian . Semua itu tidak salah hanya yang perlu di tegaskan bahwa bukan berarti seorang yang hidup sendiripun tanpa pendamping  tidak bisa bahagia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sesungguhnya Kebahagiaan itu bersumber dari cara pandang diri sendiri, bagaimana cara dia melihat masalah, bagaimana dia bisa menerima keadaan sehingga punya pasangan ataupun tidak punya pasangan akan tetap happy. Ingatlah bahwa :Pasangan Hidup adalah Bonus dari Tuhan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jika anda bisa hidup bahagia sekalipun tanpa pasangan lalu kenapa harus galau jika belum dipertemukan oleh Tuhan siapa PH anda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Justru saat-saat penantian anda gunakanlah sebaik mungkin untuk hal yang lebih positif karena masa-masa kesendirian anda akan menjadi hal yang mewah saat anda sudah menikah dan mengarungi bahtera rumah tangga.&lt;br /&gt;( Postingan ini saya dedikasikan untuk semua anak rohaniku &amp; sahabatku yang menantikan PH, jangan galau .. percaya bahwa Tuhan tahu waktu yang tepat dalam hidupmu )&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jakarta, 13 November 2011&lt;br /&gt;Teriring Kasih&lt;br /&gt;Yuni Wijayanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-6481561810858338145?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/6481561810858338145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2011/11/aku-ini-milik-siapa.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/6481561810858338145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/6481561810858338145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2011/11/aku-ini-milik-siapa.html' title='Aku Ini Milik Siapa ????'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-556535081921422617</id><published>2011-11-03T22:29:00.000-07:00</published><updated>2011-11-04T01:47:00.491-07:00</updated><title type='text'>SEKSI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-7w2fCBMP4RQ/TrN5P863z-I/AAAAAAAAAC0/1UMLIDWCBPE/s1600/100_2032.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-7w2fCBMP4RQ/TrN5P863z-I/AAAAAAAAAC0/1UMLIDWCBPE/s320/100_2032.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5671009670747639778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan wanita mendambakan dirinya disebut Seksi. Itu sebabnya kebanyakan wanita berusaha untuk menjaga bentuk tubuhnya supaya terlihat menarik.&lt;br /&gt;Apakah salah menjaga dan tampil menarik? tentu saja tidak sebab segala sesuatu yang diberikan Tuhan atas hidup kita harus kita rawat dan jaga sebagai rasa syukur kita padaNya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yang jadi masalah adalah jika berpenampilan Seksi menjadi over , bahkan tanpa malu-malu berpakaian yang terbuka. Yang paling memprihatinkan bila membuat wanita jadi tidak nyaman dengan dirinya sendiri, merasa kurang ini kurang itu dalam dirinya. Yang rambutnya kriting pengen lurus, bibirnya kurang tipis dan yang bibirnya tbal disulam supaya tipis, hidung kurang bangir disuntik. Bedah plastik tambal sana sini. Itu semua dilakukan demi sebuah pengakuan disebut Wanita bertubuh Seksi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mari cek arti kata “Seksi “: sesuatu yang membangkitkan perasaan atau keinginan tertentu yg sangat kuat&lt;br /&gt; (Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setelah kita lihat arti kata Seksi yg sebenarnya maka sangatlah cethek jika wanita menafsirkan kata seksi hanya sebatas bentuk tubuh yang menggiurkan pria (*maaf), karena sebenarnya lebih dari sekedar bentuk tubuh yang dieksploitasi wanita bisa menarik perhatian lawan jenis.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Inner Beauty adalah sangat penting sebab seorang wanita yang mempunyai  penerimaan diri yang benar  ia tidak akan terlalu cemas dengan bentuk hidung yang kurang bangir atau bentuk badan yang proporsional. Karena ia merasa nyaman dan percaya diri sehingga menjadi pribadi yang menyenangkan dan disukai banyak orang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya pernah mendengarkan sebuah perbincangan langsung di radio swasta Jakarta. Dalam siaran tersebut  penyiar menanyakan kepada pendengar apa standart pria  menilai wanita seksi. Banyak penelphone yang masuk dan punya pendapat yang berbeda-beda, ada yang tertarik dengan wanita yang mempunyai ukuran payudara tertentu lalu ada yang bilang tertarik bila lihat wanita yang punya betis bagus, ada juga yang bilang tertarik jika lihat paha yang jenjang, terus ada yang suka dengan wanita yang bokongnya bagus, yang lucu ada yang suka dengan wanita yang lengannya lurus.Ada yang jawab suka dengan wanita smart dam lain lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari hasil pendapat tersebut diatas saya simpulkan bahwa ketertarikan seseorang itu tergantung dari selera masing-masing pribadi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setelah kita tahu hal ini sebaiknya stop eksploitasi tubuh anda, karena tanpa busana terbuka anda bisa menarik perhatian lawan jenis dengan lebih terhormat. Syukuri setiap pemberian Tuhan dalam diri anda sekalipun kondisi fisik anda “menurut kata orang” kurang ini itu tetaplah nyaman menikmati hidup.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;( Mau jadi Wanita “Cantik” baca postingan saya di Note “ Cantik “ 29 Mei 2009 di link http://www.facebook.com/note.php?note_id=84706428025 )&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;        Selesai&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jakarta; 4 November 2011&lt;br /&gt;By Yuni Wijayanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-556535081921422617?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/556535081921422617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2011/11/seksi.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/556535081921422617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/556535081921422617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2011/11/seksi.html' title='SEKSI'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-7w2fCBMP4RQ/TrN5P863z-I/AAAAAAAAAC0/1UMLIDWCBPE/s72-c/100_2032.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-3544837953036988906</id><published>2009-10-02T22:31:00.000-07:00</published><updated>2009-10-02T22:40:12.356-07:00</updated><title type='text'>TUBUH KRISTUS</title><content type='html'>Beberapa hari lalu saya menerima postingan "Heaven is so real!!! Jesus is so real!!!!".  dari seorang teman yang sungguh memberkati bahkan meneguhkan kerinduan hati saya pribadi bagi gereja Tuhan.&lt;br /&gt;Hal inilah yang kemudian mengingatkan saya betapa pentingnya “Kesatuan Tubuh Kristus “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;APAKAH TUBUH KRISTUS ?&lt;/strong&gt;Dalam Efesus 1: 23  Jemaat  adalah tubuhNya, diibaratkan suatu organisme yang tersusun dari orang – orang beriman dan Kristus adalah Kepalanya ( Efesus 5 : 23 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi layaknya tubuh manusia setiap bagian tubuh saling terikat satu sama lain sesuai fungsi masing – masing. Demikianlah juga dalam jemaat masing – masing mempunyai fungsi sesuai tempat yang dikehendaki Allah untuk saling membangun sesuai talenta setiap jemaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada jemaat yang di taruh Allah di bagian yang dianggap paling mulia menurut pandangan manusia namun ada juga yang di taruh pada bagian yang kurang terhormat. Tapi Alkitab berkata dalam I Korintus 12 : 23 hendaklah bagian tubuh yang lemah / kurang terhormat kita berkan perhatian khusus supaya tidak terjadi perpecahan dalam tubuh tapi saling memperhatikan sehingga semua bagian tubuh bisa berfungsi dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu saudara hendaknya kita saling mendukung satu sama yang lain, yang kuat biarlah menopang yang lemah demikian yang lemah akan dipakai untuk melengkapi tubuh Kristus sehingga menjadi sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TUBUH KRISTUS HARUS JADI DEWASA&lt;/strong&gt;Tubuh manusia normal harus terus bertumbuh dari bayi sampai jadi dewasa. &lt;br /&gt;Yang dimaksudkan dewasa yaitu Jemaat  mengalami kepenuhan Kristus ( Efesus 4 : 13 )&lt;br /&gt;Bulan September lalu Ps. Jonathan ( gembala GBI Keluarga Jakarta ) berkotbah dengan tema Mengalami Yesus. Secara pribadi kotbah ini sangat memberkati kami karena bila jemaat mengalami pengalaman pribadi bersama Yesus maka tidak akan lupa bahkan jadi semakin kenal siapa Yesus itu. Lewat kehidupan yang terus melekat pada Yesus maka Kristus akan membawa kepenuhan atas jemaat ( tubuh Kristus ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian besar kasih Kristus bagi Tubuh Kristus ( Jemaat Allah ) terbukti “Dia” rela mati dengan menunjukkan keadilan Allah seta kesabaranNya. Roma 3 : 23 – 23 mengatakan : Setiap manusia sudah berdosa &amp; kehilangan kemuliaan Allah tapi Kristus rela menjadi pendamai antara manusia vs Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saudara demikian berharganya tubuh Kristus bagi Kristus apakah kita masih akan terus membuang waktu kita dengan hal- hal yang sia – sia? &lt;br /&gt;Sedangkan Kristus berdoa bagi Kesatuan Tubuh Kristus ( Efesus 4 : 4 – 6 ) agar Tubuh Kristus satu Tubuh, satu Roh, satu Tuhan, satu Iman, satu Harapan, satu baptisan &amp; satu Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan Doa Kristus  ( Yohanes 17 : 20 – 26 )  :&lt;br /&gt;1. ( 21 ) Supaya jemaat Tuhan bersatu dan membuat dunia percaya Kristus Yesus Juruselamat. &lt;br /&gt;2. ( 22 ) Kemuliaan yang Allah berikan pada Kristus dimiliki Tubuh Kristus (gereja)&lt;br /&gt;3. ( 23 ) Supaya jemaat menjadi sempurna karena memiliki Kasih Allah.&lt;br /&gt;4. ( 24 ) Supaya jemaat bersama – sama dengan Kristus.&lt;br /&gt;5. ( 25 ) Dunia mengenal Yesus adalah utusan Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu saudara, saya mengajak hendaknya setiap kita membangun diri dalam kasih ( Efesus 4 : 16 )&lt;br /&gt;Sehingga setiap kita akan dipakai ALLAH sesuai KehendakNya dengan apa yang kita miliki sehingga Tubuh Kristus semakin sempurna dan layak menjadi mempelaiNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-3544837953036988906?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/3544837953036988906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/10/tubuh-kristus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/3544837953036988906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/3544837953036988906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/10/tubuh-kristus.html' title='TUBUH KRISTUS'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-4307327728566254436</id><published>2009-09-09T18:53:00.000-07:00</published><updated>2009-09-09T19:22:59.868-07:00</updated><title type='text'>AKU BENCI BAPAKKU ( PART 2 )</title><content type='html'>&lt;strong&gt;- &lt;strong&gt;&lt;em&gt;“ Jangan simpan amarah dalam hatimu sebab akan jadi sampah yang membusuk dan merampas kebahagiaanmu” -&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berjalan seiring detik jarum jam yang terus berputar, aku Triyani yang benci pada bapak ku kini bertambah tua. “Denok “ yang dulu pernah ditendang bapak kandungnya saat masih balita, yang menggigil kedinginan saat subuh kubawa keluar rumah demi perjuangan bertahan hidup untuk bisa makan dengan menjadi buruh cuci . Bahkan seringkali Denok basah kuyup bila hujan mengguyur deras sampai bibirnya biru kini tumbuh menjadi seorang gadis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau kulitnya hitam namun Denok tampak manis, matanya besar dan berkilat-kilat . Sikapnya sangat manis. Anakku, hanya engkau yang jadi penghiburanku. Bahkan bila aku bertahan hidup sampai setua ini hanya karena Denok, masih aku ingat saat itu aku hampir terjun ke sumur karena merasakan begitu sesak hidup penuh dengan amarah dan derita. Kalau saja waktu itu Denok tidak menangis maka aku sudah jadi almarhum akibat mati bunuh diri. Sampai detik ini slalu menyesal dan menyalahkan diriku sendiri kenapa nyaliku jadi ciut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Denok kini bisa membantuku , pagi – pagi sekali selepas adzan subuh ia sudah bangun lalu memanaskan air untuk menyeduhkan segelas teh untuk simboknya ini. Kemudian ia akan berkemas – kemas lalu mandi dan segera berangkat menuju SMA Negeri di dekat kantor kecamatan. 15km setiap hari ditempuhnya berjalan kaki, namun kadang ada temannya berbaik hati mengantarnya pulang. Maafkan aku nduk, tidak bisa beri kenyamanan buatmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari sepulang dari rumah bu Sastro juraganku, sebuah motor diparkir didepan rumahku. Dengan hati bertanya-tanya siapa gerangan sang tamu , kuurungkan kakiku untuk melangkah masuk rumah. Aku mendengar suara riang anakku sedang bicara dengan seorang anak muda yg umurnya lebih tua dibanding Denok. Kuamati sejenak, lalu aku bergegas masuk kedalam seolah-olah tidak ada orang didalam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Mbok , kenalkan ini mas Sarman kakaknya Ranti temanku satu klas “ ,&lt;br /&gt;sejenak aku berhenti lalu menatap anak muda itu yang buru-buru berdiri kemudian mengulurkan tangannya padaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba aku merasakan ada sesuatu dalam dadaku yang berdesir lalu berubah menjadi perasaan takut, tangan pemuda itu yang sudah diulurkannyapun aku abaikan dan kuputuskan segera ke dapur. Duh Gusti Allah, tidak seharusnya aku berlaku seperti ini, tapi aku benar-benar takut kalau Denok akan diambil anak muda itu kemudian Denok alami hal yang sama denganku dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Mbok, knapa simbok lakukan itu sama teman Denok ?” Tanya anakku padaku saat teman lelakinya sudah pulang, aku diam saja pura-pura tidak mendengarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bukankah mas Sarman santun dan nggak berlaku kurang ajar mbok?” katanya lagi. Kutarik napasku dalam-dalam sambil aku berdiri dan mengambil bawang merah untuk di kupas demi menghindari matanya yang bulat menatapku tajam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Kami memang dekat mbok, mas Sarman itu baik &amp; bertanggung jawab skarang dia kerja iadi mandor di toko kayu pak Ripto di ujung jalan sana.” &lt;br /&gt;Tiba-tiba buliran airmataku jatuh, hatiku rasanya makin berdesir.Rasanya seperti ditusuk sembilu,…dalam diamku aku menjerit, oooohhh anakku, apa kamu jatuh cinta nduk ? terlintas bayangan kelam dimana tamparan bahkan tendangan bapakmu dulu masih terasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Knapa simbok menangis ? “ aku tepis tangan Denok sedikit kasar lalu kutinggalkan dia sendiri , sekilas kuliat mukanya sedih juga bingung dengan apa yg terjadi. Rasanya tak tega melihat buah hatiku sedih, namun kenapa aku tidak bisa menghalau perasaanku yang semakin kacau. Maafkan aku nduk, kalo sikapku menyakitimu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Sarman dan Denok dekat bahkan lelaki itu makin sering datang kerumah, bocah perawankupun semakin berbunga bunga. Sedangkan aku tiap hari semakin terhimpit ketakutan kalau kalau Denok akan jadian sama kakak Ranti teman sekolahnya itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Mbok…. “ sapa anak laki-laki itu suatu hari datang padaku, kutarik napas dalam – dalam kutunjukan kalau aku kurang suka. &lt;br /&gt;“ Sebagai lelaki saya mau minta ijin simbok untuk melamar Denok jadi istri saya, mengingat 2 bulan lagi dia lulus”&lt;br /&gt;bagai disengat listrik ribuan watt saat aku dengar dia berkata hal itu… Mataku mendelik ...... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Siapa kamu ? berani mengacaukan semua harapan &amp; rencanaku” kepalaku terasa berat tiba-tiba &lt;br /&gt;“ Susah payah aku besarkan Denok, bahkan aku kerja keras supaya Denok bisa sekolah tinggi biar jadi orang yang terhormat ”. &lt;br /&gt;Emosiku benar-benar tidak terkendali rasanya tubuhku limbung mendengar anak laki-laki itu berkata&lt;br /&gt;“ Tapi mbok, kami saling mencintai dan Denok juga setuju kami mau segera menikah” kutatap anakku dengan marah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Denok tampak menangis sambil mengangguk, darahku terasa mendidih aku merasa di khianati. Selama ini aku menaruh harapan yg besar pada anakku. Sekarang yang paling aku takutkan sungguh, terjadi seorang lelaki akan merampas anakku. Tanpa pikir panjang kutinggalkan anakku serta lelaki itu begitu saja. Aku lari keluar rumah dengan bertenjanf kaki nggak tahu mau kemana. Aku hanya dengar Denok memanggilku sambil menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terus berlari tak kupedulikan orang menatapku aneh, bahkan aspal jalan yang panas tak terasa. Hingga tiba-tiba tubuhku terbentur benda keras lalu badanku terpental…..darahpun berceceran dimana-mana, mengalir dan gelapppppp…………&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-4307327728566254436?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/4307327728566254436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/09/aku-benci-bapakku-part-2.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/4307327728566254436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/4307327728566254436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/09/aku-benci-bapakku-part-2.html' title='AKU BENCI BAPAKKU ( PART 2 )'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-8826431613074128442</id><published>2009-08-14T01:26:00.000-07:00</published><updated>2009-08-14T01:34:54.423-07:00</updated><title type='text'>KOMITMEN</title><content type='html'>Adalah “ Penyerahan diri secara total untuk taat kepada kehendak Allah “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangatlah penting memiliki komitmen dalam hidup kita sehingga akan mengalami pertumbuhan yang sehat dalam  setiap aspek kehidupan kita baik itu hubungan dalam keluarga, pekerjaan, sekolah, bisnis, pergaulan dan pelayanan.&lt;br /&gt;Mengambil komitmen itu bukanlah hal yang mudah, namun mempertahankan sebuah komitmen yang sudah diambil adalah jauh lebih sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini ada 7 langkah praktis untuk mempertahankan sebuah komitmen :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;Mengenal &amp; Taklukanlah Musuh Utama&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Musuh terbesar dalam mempertahankan komitmen adalah masalah hidup, musibah atau penderitaan besar. Janganlah cepat menyerah saat kita dihadapkan dengan kesulitan atau tantangan. Hal ini memang cukup berat untuk mempertahankan komitmen. Namun bila kita bisa bertahan sampai akhir untuk melewati setiap tantangan / masalah hidup/ kesulitan maka komitmen yang kita miliki berarti sudah teruji bagaikan logam mulia (emas) yang murni dan berkilau indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang yang terlibat dalam pelayanan mimbar, kami disarankan untuk tampil prima karena jemaat melihat apa yang kelihatan dimata. Jadi sekalipun dalam hidup kami sedang mengalami masalah mentor kami selalu berpesan harus tetap tampil prima.&lt;br /&gt;Tahukah anda bahwa hal ini tidaklah mudah, suatu saat saya mengalami kondisi yang benar-benar drop tapi hari minggu saya harus singer. Sebenarnya saya agak ragu-tagu untuk datang latihan rasanya malu bertemu orang  karena mata saya sembab kebanyakan menangis, ada cara yang paling mudah yaitu mencari pengganti bertugas. Namun saat itu saya sadar bahwa saya harus praktek seperti yang mentor kami ajarkan. Maka dalam kondisi yang tidak enak saya tetap berusaha untuk tetap bertugas dengan satu hal alasan “Tuhan apapun yang terjadi, aku nggak mau mundur tapi mau terus maju” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya komitmen adalah sebuah karakter yang akan terlihat nyata saat masalah / penderitaan datang, sebab itu jangan cepat menyerah namun kalahkanlah dengan buah “Kesabaran” yang dihasilkan Roh Kudus dalam hidup kita (Wahyu 2:10 &lt;em&gt;Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan. )&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;strong&gt; Menggunakan Kehendak Bebas Dengan Sadar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komitmen juga sebuah pilihan, kita memiliki kebebasan penuh untuk mempertahankan atau menghentikan sebuah komitmen yang kita ambil. Jadi seharusnya komitmen tidak tergantung situasi &amp; kondisi yang sering tidak menentu, juga tidak tergantung pada emosi &amp; perasaan yang sering beruba-ubah, lingkungan atau orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan seharusnya tidak ada alasan “eksternal” apapun yang bisa menghalangi kita untuk mempertahankan komitmen bila secara “internal” kita siap dan sadar menggunakan hak bebas kita dengan baik, tepat &amp; benar &lt;em&gt;(Yosua 24:14-15 (14) Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN (15) Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!")&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari saya bertemu seorang pelayan Tuhan yang dipakai Tuhan luar biasa tapi ternyata ada hal yang membuatnya selalu diintimidasi oleh suatu kondisi dalam hidupnya. Satu yang sangat saya hargai dalam diri hamba Tuhan ini adalah pilihannya untuk terus memberi yang terbaik buat Tuhan sekalipun kondisi dalam hidupnya kurang baik tapi ia terus berjuang untuk menuju Kanaan yang Tuhan janjikan dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;strong&gt;Jangan Cari Alasan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat komitmen menjadi pudar atau samar-samar, banyak orang mencari alasan yang rasional  karunia tidak sesuai, talenta kurang, tidak kompeten dll. Biasanya dengan alasan tersebut biasanya komitmen yamg diambil lalu ditinggalkan.&lt;br /&gt;Ada suatu saat saya merasa bahwa saya ingin melepaskan suatu pelayanan sebagai Worship Leader yang mana saya sedang belajar, ada hal yang membuat saya merasa salah ambil pelayanan ini karena saya tidak punya skill dan tekhnik vocal yang mendukung. Suatu hari saya mulai berpikir dan akan segera ambil keputusan berhenti. Namun saya bersyukur bila akhirnya sampai saat ini saya tetap bertahan dengan pilihan saya untuk terus lanjutkan komitmen tersebut. Sekalipun kondisi saya sebagaimana adanya tapi saya mau terus belajar sampai Tuhan yang akan melengkapi setiap kekurangan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui sebenarnya komitmen tidak ada hubungannya dengan karunia, talenta atau mood seseorang namun komitmen adalah karakter &amp; sebuah pilihan. Dengan membangun kualitas karakter yang kuat &amp; indah dihadapan Tuhan, kita dapat mempertahankan komitmen yang sudah diambil, terlepas dari karunia yang dipercayakan kepada kita .(Lukas 16:10 &lt;em&gt;Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.&lt;strong&gt;Bangunlah Komitmen Diatas Nilai Mulia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komitmen bisa menjadi luntur bila kita melupakan “ motivasi &amp; tujuan” semula.&lt;br /&gt;Komitmen sejati harus dibangun diatas motivasi &amp; tujuan yang mempunyai nilai mulia : tulus, jujur, murni, bersih  sehingga kita diberi kekuatan untuk mempertahankannya.&lt;br /&gt;Nilai mulia tersebut akan memperkokoh kehendak bebas kita dalam memilih, juga memperkuat ketahanan kita menghadapi berbagai masalah &amp; penderitaan yang datang dalam hidup ini. Sebab itu jangan lupakan motivasi &amp; tujuan semula yang mempunyai nilai mulia. Bila motivasi &amp; tujuan kita salah maka segeralah untuk memperbaharuinya ( I Korintus 10:24, 31 &lt;em&gt;(24) Jangan seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain. (31) Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. ) &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;strong&gt;Mengenal Siapa Yang Dilayani&lt;/strong&gt;Sebagai orang percaya, sungguh harus kita sadari bahwa apapun yang kita lakukan baik itu di dunia ini (dalam pelayanan maupun di dunia kerja / sekuler )  kita sedang melakukannya untuk melayani Tuhan ( Kolose 3:23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh : Godaan yang seringkali muncul saat kita melayani atau bekerja adalah perasaan ingin dihargai, seorang teman datang pada saya dan mulai bercerita bahwa dia merasa tidak dihargai dengan apa yang sudah dia lakukan padahal selama ini dia sudah banyak berkorban tenaga dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita mengenal jelas siapa yang kita layani, yaitu Allah yang sangat mengasihi kita maka kita akan mempertahankan komitmen dengan “segenap hati”( Lukas 17:10 &lt;em&gt;Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan." )&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;strong&gt;Ingatlah Tanggungjawab Ilahi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengambil sebuah komitmen sebenarnya adalah suatu “Anugerah” dari Allah karena saat kita mengambil komitmen kita diberi sebuah “ Hak Istimewa &amp; Kesempatan “ untuk bekerja dalam konteks kerja Allah yang bersifat illahi &amp; Kekal.&lt;br /&gt;Sebab itu setiap komitmen harus diikuti tanggungjawab illahi yang kelak diperhitungkan dihadapan Allah, maka bila kita mengingat hal ini saya percaya setiap kita akan berjuang mempertahankan komitmen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi kita tidak tahu kapan waktunya kita di panggil menghadap Allah untuk mempertanggungjawab setiap pekerjaan kita maka hal ini akan mendorong kita untuk lebih serius, lebih setia, lebih waspada dalam mempertahankan komitmen. ( Roma 14:12 &lt;em&gt;Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;strong&gt;Ingatlah ada Reward yang akan datang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanggungjawaban illahi sangat berhubungan erat dengan reward yang akan kita terima di masa mendatang&lt;br /&gt;Setiap orang percaya yang mempertanggungjawabkan hidup &amp; pelayanannya dengan mempertahankan komitmen sampai pada kesudahannya disediakan pahala / hadiah dari Bapa. Walaupun reward / pahala bukanlah tujuan utama kita dalam mempertahankan komitmen namun faktor ini tidak bisa kita abaikan. &lt;br /&gt;Mari kita lihat Paulus yang mengakhiri hidup penuh kemenangan &amp; setia mempertahankan komitmennya sehingga baginya disediakan “ Mahkota Kebenaran “ yang dianugerahkan Tuhan.&lt;br /&gt;Reward / Pahala ini juga disediakan bagi kita yang mau melakukan serta rindu atas kedatanganNya. Saya sangat percaya bahwa “Harapan &amp; Kerinduan” ini akan menolong kita untuk terus mempertahankan komitmen dengan setia. ( II Timotius 4:7-8 &lt;em&gt;(7) Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. (8) Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya. )&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu mari kita terus berlomba untuk melakukan setiap tanggungjawab yang sudah kita ambil / komitmen. Biarlah hidup kita semakin hari semakin dipakaiNya didalam KerajaanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-8826431613074128442?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/8826431613074128442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/08/komitmen.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/8826431613074128442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/8826431613074128442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/08/komitmen.html' title='KOMITMEN'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-8842981023340427112</id><published>2009-07-28T10:06:00.000-07:00</published><updated>2009-07-28T10:11:57.685-07:00</updated><title type='text'>Aku Benci Bapakku</title><content type='html'>Namaku Triyani, diumurku yang gak muda ini banyak menyimpan kepahitan hidup. Satu hal yang sungguh membebani  hatiku adalah kebencianku sama bapakku. Sejuta bahkan tak terhitung lagi berapa banyaknya sumpah serapah yang aku lontarkan untuk bapakku .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saat umurku 15th&lt;/span&gt;,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu aku janji mengerjakan PR di rumah Tati, tapi nggak tahu kenapa di depan  &lt;br /&gt;sekolah aku melihat paklikku berdiri, tak jauh di mana dia berdiri nampak sepeda bututnya ditaruh begitu saja.&lt;br /&gt;“Cepat pulang nduk, ditunggu bapak “ bisik paklik di telingaku, aku pandangi wajahnya yg kusam tampak tegang  bulir-bulir keringat menetes di dahinya. &lt;br /&gt;“ Ono opo to paklik?, aku mau ke rumah temanku…” batinku pasti ada hal penting di rumah. &lt;br /&gt;Tak banyak bicara paklik tarik tanganku “ayo cepet pulang nduk daripada nanti bapak marah besar” wajah paklik tampak panik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang tampak hilir mudik dipekarangan rumah, tampak di dalam rumah beberapa bercakap-cakap. Aku masuk lewat pintu samping disitu aku liat simbok menangis, “ada apa mbok?” simbok diam saja. Ia bangkit dari duduknya lalu matanya di usap dengan ujung bajunya. Tangannya menarikku untuk keruangan depan. “ Nha ini kang anakku prawan yang mau tak kawinke sama anak sampeyan, piye?” dari suara bapakku aku bisa merasa ada rasa lega dalam hatinya bapak. &lt;br /&gt;Siang itu rasanya bagai disambar geledek disiang bolong, aku benci bapak…aku mau sekolah aku mau jadi seperti bu fitri guruku yang cantik dan pintar itu tapi semuanya harus aku kubur karena aku harus kawin seperti perintah bapak. &lt;br /&gt;Aku benciiiiiiiii bapakkkkk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saat umurku 17th&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya mau mati saja  rumah tanggaku bagai neraka, suami tiap hari kelayapan nggak kerja padahal perut anakku harus diisi nggak bisa ditunda. Belum lagi kelakuan suamiku yang suka main tangan, bahkan yang paling buat hatiku perih saat anakku yg masih batita harus menjadi pelampiasan lelaki bejat suamiku.&lt;br /&gt;“Kamu tidur baik-baik ya nak, ibu cuci baju dulu” sambil kukecup dahi anakku yang tidur lelap. Belum lama ku tinggal anakku ke sumur, aku dengar jeritan suara anakku didalam rumah. Aku lihat anakku duduk dilantai meraung-raung disampingnya bapaknya berdiri agak sempoyongan tiba-tiba anakku ditendangnya hingga terlempar beberapa langkah. Sontak aku lari ku bopong anakku tapi saat aku menunduk untuk mengangkat denok anakku tendangan mendarat ditubuhku disusul tinju dan tamparan terus menghujam kepadaku. Lalu yang terjadi kemudian sekelilingku gelap, dan….. aku pingsan…………….&lt;br /&gt;Hidupku kacau balau seperti ini gara-gara bapakku….aku benciiiiii bapakkkkkkk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saat umurku 18th&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Statusku janda beranak satu, untung saja hak asuh denok jatuh ketanganku karna umurnya masih balita apalagi denok masih menyusu. &lt;br /&gt;Untuk menyambung hidup aku jadi buruh cuci di kompleks perumahan diujung dusunku, saat subuh aku berangkat sambil kugendong anakku yang masih tidur. Pulang hampir lepas petang saat anakkupun terkantuk-kantuk letih digendonganku. Bila musim panas rasa sedih tidak begitu terasa namun betapa sedih hatiku bila musim hujan tiba saat dingin pagi menggigit dan ditengah rintik hujan anakku harus ikut kehujanan hingga seringkali bajunya basah kena hujan bahkan bibirnya biru kedinginan…..&lt;br /&gt;Aku benci bapakkkkkkkk…… aku jadi ibu yang tidak bisa membahagiakan anakku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kini umurku 28 th&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Denok anakku sudah menginjak remaja, aku ingin dia sekolah tinggi hingga jadi wanita yang dihargai . Walaupun aku buruh cuci akan kuusahakan sekuat tenagaku menyekolahkan denok .&lt;br /&gt;Aku nggak mau tahu dimana mantan suamiku, kudengar kabar burung sekarang bapak anakku denok itu dipenjara karena membunuh perempuan di lokalisasi .&lt;br /&gt;Tapi aku merasakan ganjalan dihatiku dengan rasa kebencianku pada bapakku yang nggak pernah hilang, aku capek aku letih dengan rasa ini. Beberapa bulan lalu ada sepupuku menjemputku untuk pulang karena bapak sakit keras, sejujurnya aku pengen pulang melihat bapak dan juga aku kangen simbok namun rasa benciku begitu kuat hingga menahanku untuk pulang. Hingga ada susulan kemudian membawa kabar kalau bapakku sudah tiada. &lt;br /&gt;Seribu perasaan sedih , marah, kecewa campur aduk dan aku pulang menjelang liang kubur bapakku ditutup tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku binggung….. &lt;br /&gt;Bagaimana bisa lepas dari rasa benci pada bapakku yang begitu kuat????&lt;br /&gt;Akankah kubawa mati rasa benci ini??? Aku mau hidup bahagia …siapa yang bisa membantuku keluar dari jurang kebencian dan nestapa ini????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Selesai    -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-8842981023340427112?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/8842981023340427112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/07/aku-benci-bapakku.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/8842981023340427112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/8842981023340427112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/07/aku-benci-bapakku.html' title='Aku Benci Bapakku'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-2762130669641641616</id><published>2009-07-28T04:27:00.000-07:00</published><updated>2009-07-28T04:32:42.831-07:00</updated><title type='text'>7 HAL YG MEMBUAT KELUAR DARI JALUR TUJUAN HIDUP ( Visi )</title><content type='html'>Tujuan Hidup : Jalan atau jalur dalam kehidupan yang ditetapkan Tuhan dalam kehidupan stiap manusia yang pasti dicari setiap orang percaya dalam perjalanan iman nya untuk diperjuangkan agar bisa tergenapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seringkali perjalanan untuk mencapai tujuan hidup adalah tidak mudah karena seringkali bias keluar dari jalur tujuan hidup tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ada 7 hal yang membuat keluar dari Jalur Tujuan Hidup :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. IBLIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sudah jadi rahasia umum jika strategi iblis adalah mencuri, membunuh &amp; membinasakan. Maka hal yang pertama dilakukannya adalah membuat orang percaya bimbang dengan menaruh pikiran-pikiran yang sering menimbulkan peperangan hebat yang mengakibatkan kebimbangan sehingga akan mengalihan focus yang sebenarnya harus dipikirkan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Solusinya &lt;/span&gt;: Bila timbul pikiran yang merusak, mengalihkan, mengecilkan hati, serta menjauhkan dari tujuan hidup kita segeralah mengambil alih kendali untuk kembali kepada focus utama / jalur yang utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. KEPICIKAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menunggu adalah sesuatu yang paling menjemukan, saat saat menunggu penggenapan janji Allah ( Tujuan Hidup ) seringkali akan muncul keragu-raguan bahkan keletihan dengan bertanya Tanya kapan aku sampai pada Tujuan Hidupku?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Solusinya &lt;/span&gt;: Ingatlah bahwa penggenapan Tujuan Hidup itu tidak berlangsung sesaat, sebulan, atau setahun tetapi seumur hidup kita, karena segala sesuatu dalam kerajaan Allah berlangsung berdasarkan prinsip benih&lt;br /&gt;Ibrani 10: 36- 38&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(36) Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.&lt;br /&gt;(37) Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.&lt;br /&gt;(38) Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi haruslah terus berjuang jangan sampai mengundurkan diri dari rencana Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. KEINGINAN – KEINGINAN YANG TIDAK SEHAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menaruh karunia keinginan-keinginan dalam diri manusia, hal ini sering menjadi masalah dalam perjalanan hidup orang percaya untuk mencapai tujuan hidupnya karena karena keinginan ini sering membuat kita terlena untuk memuaskannya sehingga melenceng dari Kehendak Allah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Solusinya&lt;/span&gt; : Menyadari bahwa Keinginan-keinginan yang Tuhan berikan dalam diri manusia itu digunakan untuk memotivasi kita untuk melakuan Kehendak Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. TIPU DAYA UANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita mulai melakukan berbagai hal untuk mendapatkan lebih banyak uang atau saat kita mengkompromikan etika &amp; integritas kita untuk mendapatkan uang saat itulah kita sedang tergelincir menuju arah Tujuan Hidup kita karena kita membelokan focus kita daripada Tuhan tapi pada kebutuhan kita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Solusinya&lt;/span&gt; : Kita harus mematahkan setiap godaan hidup yaitu keinginan mata, kebutuhan hidup dengan perjuangan dan berpeganglah pada Firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. KETEGANGAN ( STRESS )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan menuju penggenapan tujuan hidup sudah pasti banyak ketegangan seperti apa yg saya alami terakhir ini. Hal yang membuat saya tegang adalah menunggu apakah tujuan Allah bisa terwujud saat kami sudah lakukan banyak hal dengan korban waktu, hati, dana . Saya mengalami satu titik kecemasan yang tidak pernah saya alami sepanjang perjalanan hidup saya. Ini sangat mengganggu dan saya tahu saya harus segera keluar dari area ini.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Solusinya &lt;/span&gt;: Menyadari bahwa ketegangan itu sangat berguna karena kalau kita menanganinya dengan benar maka kita akan menjadi kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. EGO &amp; KESOMBONGAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kesombongan adalah awal kejatuhan, sebab kita sedang merasa bisa tanpa Allah.&lt;br /&gt;Amsal 16:18 “Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.”&lt;br /&gt;Solusinya : Selalu belajarlah untuk merendahkan diri untuk terus belajar bertumbuh dan berbuah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7. KETAKUTAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika level kita dibawa naik mencapai arah tujuan hidup akan ada satu kondisi dan itu sering menimbulkan ketakutan hebat seperti yang saya alami. Saya nggak berani sampaikan kepada siapapun karena saya nggak mau membuat orang sekitar saya ikut kuatir dengan kondisi saya, hal itu adalah saya takut gagal. Dalam kondisi seperti ini pikiran saya seolah mandeg gak tahu lagi apa yang harus saya kerjakan, bahkan saya jadi merasa lemah nggak mengerti lagi apa yang harus saya kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Solusinya &lt;/span&gt;: Belajarlah santai dalam menghadapi setiap perubahan , menerimanya, dan belajar untuk memanfaatkannya. Perubahan adalah proses kehidupan yang normal, semakin kita bisa mengatasinya semakin banyak hal yang akan dipercayakan pada kita.&lt;br /&gt;Contoh : Ketakutan kegagalan akan melumpuhkan semangat orang, jalan keluarnya cobalah terus sehingga kegagalan yang ditakutan mendapat solusi atau bisa diantisipasi dan jangan pernah berhenti percaya kepada Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Hal diatas merupakan hal sederhana tapi biarlah setiap kita bisa belajar dari hal yang sederhana tersebut&lt;br /&gt;Ayo Semangatttttttt……&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-2762130669641641616?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/2762130669641641616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/07/7-hal-yg-membuat-keluar-dari-jalur.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/2762130669641641616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/2762130669641641616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/07/7-hal-yg-membuat-keluar-dari-jalur.html' title='7 HAL YG MEMBUAT KELUAR DARI JALUR TUJUAN HIDUP ( Visi )'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-9021291756463658196</id><published>2009-07-13T10:52:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T10:56:54.574-07:00</updated><title type='text'>BELAJAR DARI RANTAI SEPEDA MOTOR</title><content type='html'>Sebelum anda melanjutkan membaca tulisan ini saya mau sarankan untuk menahan ketawa, karena saya tahu pasti saat membaca judulnya saja anda akan tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan mengapa saya tergerak untuk menulis hal ini ? saya rindu melihat anak-anak Tuhan dipersatukan. Betapa indah dan baiknya saat stiap orang percaya saling mengasihi satu sama lain dan saling menopang maka akan terjadi kegerakan yang besar sehingga Kerajaan Allah semakin di masyurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedih rasanya hati saya bila menjumpai perselisihan, saling menyakiti, saling curiga terjadi diantara anak-anak Tuhan. Padahal jelas Tuhan mau anak-anakNya harus bersatu karena saat ada kesatuan maka berkat Tuhan akan dicurahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu pagi sebelum pergi ke kantor saya membaca Koran yang seperti biasa pagi-pagi diantar oleh tukang loper Koran langganan. Pagi itu saya baca artikel tips merawat sepeda motor, ada hal yang dibukakan saat saya membaca artikel ini saya tertarik dibagian &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;merawat rantai motor&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Rantai motor adalah bagian yang kadang kurang diperhatikan tapi punya peranan yang penting, karena bila kondisi rantai tidak bagus maka saat motor dipacu dengan kecepatan tinggi atau diberi muatan berat maka rantai bisa putus dan laju motor akan terhenti. Tidak hanya berakibat motor berhenti namun bisa- bisa akan mencelakakan penumpang motor tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan kita orang percayapun diibaratkan seperti mata rantai yang saling terkait satu sama lain sehingga pribadi lepas pribadi punya satu ikatan kemudian terjalin suatu kebersamaan yang saling menjaga dan mengimbangi satu sama lain sehingga saat Tuhan ingin menggerakkan anak-anakNya dalam satu gelombang berkatNya maka roda pelayanan dan kehidupan orang percaya yang terus bisa bergerak bahkan terus bergerak dengan cepat untuk mencapai rencana dan tujuan Allah. Sekalipun medannya terjal, sekalipun diberi beban berat maka kehidupan orang percaya akan terus bergerak sampai mencapai puncak dimana Allah akan membawa umatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita belajar dari rantai sepeda motor bagaimana supaya bisa terjaga dengan baik sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PERIKSA SETIAP BAGIAN DENGAN TELITI&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pemasangan sambungan yang kurang benar akan membuat rantai mudah lepas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena letak kekuatan suatu kesatuan adalah keterkaitan pribadi lepas pribadi jadi perlunya satu sama lain saling mengahargai setiap perbedaan bila diantara pribadi tidak bisa saling menghargai maka sudah bisa ditebak kesatuan anak-anak Allah akan berantakan.&lt;br /&gt;Lalu siapa yang wajib menjaga agar sambungan tiap mata rantai terjalin dengan baik?&lt;br /&gt;Menurut saya, setiap pribadi adalah seorang pemimpin jadi tugas memeriksa kesatuan di komunitas kita adalah jadi tanggung jawab setiap pribadi.&lt;br /&gt;Namun bila dilihat secara organisasi jelaslah peran aktif seorang pemimpin ( PKS ) sangat diperlukan untuk mengontrol hubungan setiap anak rohani kita apakah sudah saling terkait satu sama lain dengan benar ? atau memang harus ada yang di benarkan.&lt;br /&gt;Hendaknya PKS bisa memberi teladan bahwa setiap pribadi harus sadar dengan setiap perbedaan yang ada namun dari setiap perbedaan itulah masing-masing akan saling melengkapi.&lt;br /&gt;Kesalah pahaman akan memudahkan terjadinya perpecahan untuk itu wajib ditanamkan bahwa setiap pribadi haruslah transparant satu sama lain artinya perlu ada keterbukaan supaya tidak berasumsi dengan pikiran negative yang sebenarnya bisa jadi bom waktu.&lt;br /&gt;Dan lebih daripada segala sesuatu biarlah kenakan “Kasih” karna hanya Kasih akan menutupi segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PERIKSA POSISI RANTAI DENGAN PENUTUPNYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Untuk menghindari suara bising perlu diatur posisi rantai dan penutup rantai.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jadi dalam kehidupan komunitas orang percayapun diharapkan demikian, setiap pribadi harus tahu fungsi nya sebagai apa . Sehingga ia tahu benar sejauh mana bisa berbicara bahkan sejauhmana tugas dan tanggung jawabnya supaya tidak bergesekan satu sama lain yang akibat nya terjadi kegaduhan dan keributan.&lt;br /&gt;Saya sering menjumpai dalam komunitas orang percaya seorang jemaat merasa berhak bicara maka kadang berbicara kebablasan tanpa berpikir apakah akibatnya bila perkataan-perkataan nya nanti.&lt;br /&gt;Hendaknya setiap kita menguasai diri dalam mengambil tindakan supaya keutuhan rantai terus terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PILIH PELUMAS YANG TEPAT &amp; OLESKAN BERKALA SESUAI KEBUTUHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tanpa minyak/ pelumas maka perputaran rantai tidak stabil, umur rantai akan pendek karena cepat aus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak digambarkan Firman , Doa &amp; Pengurapan ketiga hal inilah yang sangat menentukan kualitas orang percaya. Orang yang hidup dalam Firman, Doa &amp; Pengurapan pasti akan punya kualitas hidup yang baik sehingga hidupnya akan berkarakter seperti Kristus, punya penundukan diri, bisa menghargai setiap pribadi sekitarnya, punya pikiran yang positif.&lt;br /&gt;Sebagai PKS haruslah mendorong setiap anak rohaninya terus mendapat pelumas yang tepat sehingga bila hal ini dimiliki suatu komunitas, maka rantai kesatuan umat Allah akan kokoh dan akan dibawa kedalam kepenuhan Allah terus dan terus sampai berbual-bual keluar. Menjadi berkat bagi gereja Tuhan sehingga Kerajaan Allah semakin Berjaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Salam Kegerakan !!!!! “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- SEKIAN -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-9021291756463658196?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/9021291756463658196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/07/belajar-dari-rantai-sepeda-motor.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/9021291756463658196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/9021291756463658196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/07/belajar-dari-rantai-sepeda-motor.html' title='BELAJAR DARI RANTAI SEPEDA MOTOR'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-209504210154456102</id><published>2009-06-30T00:49:00.000-07:00</published><updated>2009-06-30T00:56:11.272-07:00</updated><title type='text'>“YOU ARE THE LEADER AND THE OTHER SUPPOSE TO FOLLOW U”</title><content type='html'>Minggu, 28 Juni 2009 di Ruang Ibadah Gereja Keluarga Allah - Cideng – Jakarta, kembali Tuhan ingatkan lewat hambaNya Pdt. Mutu bahwa Kerajaan Allah tidaklah berbicara soal makanan dan minuman namun Kerajaan Allah berbicara mengenai iman akan kebenaran Firman Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir tahun 2008 Roh Kudus taruh dalam hatiku &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“ Berjalan dalam Kuasa Allah “&lt;/span&gt;. Saat itu Roh Kudus bukakan bahwa orang yang sungguh-sungguh melakukan Kehendak Bapa akan menerima Kuasa seperti yang diterima para rasul (Markus 16:17 – 18 (17) &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, (18) mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini kembali aku mendapatkan firman dalam Lukas 4 : 18-19 &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(18) Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku&lt;br /&gt;(19) untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah minggu kemarin kami dilawat luar biasa oleh karya Roh Kudus yang dasyat tidak berarti kita hanya diam menikmati setiap pengurapan itu dalam diri kita. Namun hal yang lebih penting  yang harus kita kerjakan adalah seperti didalam Lukas 4:18-19 yaitu  kita wajib menjadi Duta Allah yang mengemban tugas menjadi pembebas setiap tawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas ini bukanlah gampang karena ini berbicara sesuatu yang rohani dimana yang kita hadapi bukanlah hal yang tampak nyata didepan mata secara nyata dan lawan yang kita hadapi bukanlah darah dan daging  ( Efesus 6 : 12 &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara”)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kok gak gampang melawan nya? Karena sering kali penguasa-penguasa ini memukul balik kita kalau kita mempunyai celah untuk membuat kita di intimidasi.&lt;br /&gt;Seperti  halnya aku, karena seringkali aku membuang-buang waktu dengan ketidak percayaanku tentang panggilanku bahwa Tuhan mau pakai aku. Hal ini sering jadi celah untuk sijahat menggodaku berhenti bahkan berbalik haluan. Namun aku beruntung karena Kasih KaruniaNya “Dia” senantiasa menaruh kekuatan dari orang-orang luar biasa yang dipakaiNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“YOU ARE THE LEADER AND THE OTHER SUPPOSE TO FOLLOW U” &lt;/span&gt;aku dapat disaat aku ragu-ragu untuk terus melangkah dan memercayai panggilanku. Bagai sadar dari mimpiku aku berpikir ya… Allah nggak pernah salah pilih, aku dipilihNya sesuai dengan rencana dan AnugerahNya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman &amp; Saudaraku,&lt;br /&gt;Apapun kondisi dan keadaanmu Allah mau pakai setiap kita, nggak perduli seberapa Tuhan invest karuniaNya dalam hidupmu, anda adalah Duta Allah yang pasti diberi kemampuan &amp; kekuatan …..&lt;br /&gt;Percayalah, Lakukan dengan setia, Tetaplah jaga hatimu dengan segala kewaspadaan..&lt;br /&gt;Aku melihat tentara Allah saat ini sedang bangkit dan merebut kemenangan yang besar….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-209504210154456102?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/209504210154456102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/06/you-are-leader-and-other-suppose-to.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/209504210154456102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/209504210154456102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/06/you-are-leader-and-other-suppose-to.html' title='“YOU ARE THE LEADER AND THE OTHER SUPPOSE TO FOLLOW U”'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-7097520529744218536</id><published>2009-06-26T22:36:00.000-07:00</published><updated>2009-06-26T22:54:23.398-07:00</updated><title type='text'>Aku Bangga Pada Diriku Sendiri</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_AwPJmUZOtnE/SkWzypFFa8I/AAAAAAAAAA4/__4VAI1G5jA/s1600-h/Clip%2520Art,%2520Girl%2520with%2520Question%5B1%5D.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 301px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_AwPJmUZOtnE/SkWzypFFa8I/AAAAAAAAAA4/__4VAI1G5jA/s320/Clip%2520Art,%2520Girl%2520with%2520Question%5B1%5D.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351881414801714114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Entah salah atau benar, rasa bangga dengan diri sendiri berhari-hari ini muncul dalam otakku.&lt;br /&gt;Yang aku tahu ada sesuatu yang membuatku merasa berharga saat memikirkan hal itu.&lt;br /&gt;Nggak tahu ini wajar apa enggak untuk perempuan seumurku berpikir hal ini.&lt;br /&gt;Tapi bukankah setiap orang berhak untuk berpikir apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bangga dengan diriku karena . . . . . . . . . . Aku adalah seorang yang mau belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang aku lakukan selalu aku hargai karena bagiku hidup adalah proses pembelajaran.&lt;br /&gt;Aku selalu tertantang untuk bisa menyelesaikan setiap tugas apapun yang dipercayakan padaku karena semakin sulit kasus yang aku hadapi semakin nalar dan usahaku berpacu cepat, secepat hasrat hati untuk merampungkan suatu tugas. Sehingga tanpa sadar aku telah belajar banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bangga dengan diriku karena . . . . . . . . . . Aku beda dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman pernah memberi tambahan nama “Aneh” di tengah namaku --&gt; Dwi Yuni Aneh Astuti &lt;br /&gt;Bagi yang nggak tahu akan berpikir disebut aneh kok seneng tapi jauh dari sekedar sebutan yang nggak lumrah ini atau sekedar guyonan, justru aku berpikir ya itulah aku.&lt;br /&gt;Seaneh apapun cara berpikirku, seaneh apapun pribadiku, seaneh apapun keinginanku itulah aku dan inilah yang membedakan aku dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bangga dengan diriku karena . . . . . . . . . . Aku orang yang iseng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa beruntung punya jiwa iseng di dalam diriku karena hal ini membuat aku jadi kreatif juga jadi awet muda.&lt;br /&gt;Keisengan sering menjadiku untuk berpikir menciptakan hal yang kreatif sekaligus membuat aku bahagia karena kata temanku menjahili adalah bentuk istirahat yang dibutuhkan rohani. (bukan begitu ren? hehehehe….thx ,pagi-pagi dah membuat gunung esku kacau)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bangga dengan diriku karena . . . . . . . . . . Aku orang yang mau mendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena keahlianku ini membuat orang nyaman cerita masalah hidupnya, hal ini kadang membuat aku geli sendiri tiba-tiba sopir taxy yang mengantarku bisa percaya menceritakan masalah pribadinya.&lt;br /&gt;Bahkan sering teman-teman kontak aku tanyakan sesuatu dari mulai tanya ada acara apa hari ini di gereja? Sianu jadian sama siapa sekarang ? nama lengkapnya si ini siapa? Kalo pesen ticket pesawat dimana ? bisa cariin pembantu nggak ? bahkan sampai tanya prosedur mecat karyawan gimana ?....hmmmmm….dipikir aku slalu punya informasi apapun…ckckckckck &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bangga dengan diriku karena . . . . . . . . . . Aku orang yang tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kaget bila suatu saat terkena petir di siang hari, kalo sifat satuku ini muncul kamu bisa tersambar dan gosong….hahahahahahaha&lt;br /&gt;Biasanya ini muncul kalo kamu orang yang deket sama aku, karena bagiku rasa sayang nggak hanya diwujudkan dengan yang manis saja tapi mengatakan yang benar, terbuka, jujur bagiku adalah penting bila berteman.&lt;br /&gt;Sama orang yang nggak nyadar kalo salah……, biasanya petir ini juga akan memyambar-nyambar ^^&lt;br /&gt;Satu hal lagi , aku orang yang lebih suka berkata ya diatas ya dan tidak diatas tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bangga dengan diriku karena . . . . . . . . . . Aku Wagu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Wagu aku sering dizolimi………… huh u huh u huuuu&lt;br /&gt;Tapi meskipun begitu aku bersyukur sbab dengan begitu hidup jadi terasa hidup diwarnai dengan pace-pacean &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sedikit kebanggaanku pada diriku sendiri…………………….&lt;br /&gt;Ternyata aku baru tahu bahwa bangga dengan diri sendiri itu penting karena dengan punya kebanggaan pada diri sendiri berarti kita punya nilai diri yang bisa membangun kepercayaan diri kita sehingga bisa mempunyai nilai diri yang sehat.&lt;br /&gt;Kalau tidak dari diri sendiri yang menghargainya, jangan pernah mengharapkan orang lain menghargai diri kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-7097520529744218536?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/7097520529744218536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/06/aku-bangga-pada-diriku-sendiri.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/7097520529744218536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/7097520529744218536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/06/aku-bangga-pada-diriku-sendiri.html' title='Aku Bangga Pada Diriku Sendiri'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_AwPJmUZOtnE/SkWzypFFa8I/AAAAAAAAAA4/__4VAI1G5jA/s72-c/Clip%2520Art,%2520Girl%2520with%2520Question%5B1%5D.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-854235019434767176.post-2564712199122258056</id><published>2009-06-07T02:16:00.000-07:00</published><updated>2009-06-07T02:32:27.882-07:00</updated><title type='text'>CANTIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_AwPJmUZOtnE/SiuIHoWW_JI/AAAAAAAAAAM/obxw56QYD9U/s1600-h/woman.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 281px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_AwPJmUZOtnE/SiuIHoWW_JI/AAAAAAAAAAM/obxw56QYD9U/s320/woman.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344515047476886674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIBNU%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIBNU%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIBNU%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Arial; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Arial; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Arial; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Arial; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Arial; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Arial; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Arial; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Arial; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Arial; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Arial; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Arial; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Arial; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:516431992; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1876884408 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Arial; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Arial; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIBNU%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIBNU%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIBNU%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Arial; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Arial; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Arial; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Arial; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Arial; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Arial; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Arial; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Arial; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Arial; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Arial; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Arial; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Arial; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:516431992; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1876884408 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} -&lt;/style&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Beberapa saat setelah aku publish tulisanku tentang “PH” &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang lalu tiba-tiba ada pesan via YM denganku begini :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mr X&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;: Bu, tulisan ini memberkati saya&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Aku&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;: Puji Tuhan, Thanks ya&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mr X&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;: Tapi bu, saya mo tanya kira kira apa kriteria wanita idaman boleh nggak?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dari situ aku makin yakin untuk membagikan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;“Cantik” &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menurut versiku. Tapi sebenarnya ide tulisan ini sudah pernah aku critakan sama mentorku, tahu nggak apa sarannya?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“ kalo nulis sebaiknya yang jadi keahlianmu aja ya…..”&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;hehehe…. &lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=854235019434767176#" id="show-labels-link" onclick="BLOG_showLabels(); return false"&gt;Tunjukkan semua&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Skarang aku mau nekat tag ideku itu siapa tahu bisa berguna buat para wanita. Berikut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini bebrapa hal bagaimana menjadi wanita yang cantik . &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cantik dalam arti yang sebenarnya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:Wingdings;" &gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; secara fisik&lt;/span&gt;. ( ya pokoknya macam Sandra Dewi, Agnes Monika, Elvie Sukaesih……hahahaha yang terakhir kayanya gak pada kenal ).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Standart cantik secara fisik masing masing orang berbeda karena ini berhubungan dengan selera. Ada yang bilang cewek cantik tu kalo matanya belok tapi yang lain bilang lebih cantik yang matanya sipit,dan sebagainya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Bersyukurlah bila Tuhan memberikan kondisi fisik yang indah dalam hidup anda tapi bagi yang kurang beruntung dalam hal ini jangan sedih karena Tuhan memberikan kelebihan dan kekurangan dalam diri setiap insan itu satu paket, jadi sekalipun menurut orang hidung pesek itu buruk tapi saat hidung dioprasi supaya “bangir” malahan mukanya akan jadi aneh. Makanya miliki hati yang bersyukur apapun kondisimu. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Punya Kepribadian yang baik &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Perjuangan RA Kartini sungguh membuahkan hasil, kini perempuan menjadi makhluk yang mandiri, pintar, kreatif dan sejajar dengan pria tapi sehebat apapun wanita tanpa memiliki kepribadian yang baik dia tidaklah menjadi barang bagus dimata cowok karena ia cenderung menjadi penjajah pria yang susah diatur karena merasa paling pintar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Seberapapun hebatnya perempuan sadarilah bahwa kita diciptakan sebagai penolong pria dan harus menghargainya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pandai mengatur keuangan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Pria adalah pencari nafkah secara kodratnya, tugas wanita sbagai bendahara. Seorang bendahara yang baik maka ia akan bisa menekan anggaran belanja supaya tidak defisit tapi semua keperluan bisa terpenuhi. Hal itu nggak gampang karena aku ngalami&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;1 th pertama awal pernikahanku sungguh jadi saat-saat yang berat, karena disitu aku harus membiasakan diri mencukupkan gaji bulanan kami sampai gajian berikutnya, tahukah anda kalo itu gak mudah…..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Bagi yang mau jadi cewek idaman belajarlah mengatur keuangan anda dari sekarang lihatlah nanti anda akan jadi istri yang dipuji puji suami.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bisa Masak&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Sekalipun sekarang banyak wisata kuliner, fast food, warung padang, warteg apapun sebutannya pokoknya untuk cari makanan enak saat ini sangat sangat mudah. Tapi sadarilah seorang suami akan tambah cinta bila dimasakan istri karna ada cinta dalam masakan istri……&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Jangan sampai cewe’ nggak bisa bedain mana lengkuas mana jahe, mana kencur mana temu kunci, mana ketumbar mana lada ya…., bisa bisa mertua akan geleng geleng kepala lho.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tahu kapan harus bicara&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Ini berbicara masalah pengendalian diri, wanita sudah dijadikan sejak semula kuat dimulutnya alias cerewet. Harus tahu waktu yang tepat untuk bicara. Contoh : Bila suami sedang marah trus ngomel ngomel dan istrinya terus balas dengan kata-kata yang nggak kalah pedas bisa dipastikan peperangan besar terjadi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Jadilah wanita yang bisa mengekang mulut karena sebenarnya pria merasa beruntung bisa hidup tenang. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pandai Merawat Diri&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Wanita diadakan Tuhan sebagai penolong kaum adam, seorang penolong berarti harus tahu bagaimana mengurus dirinya sendiri dahulu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Wanita seringkali punya pandangan cantik = putih, maka nggak heran wanita mengeluarkan uang yang nggak sedikit untuk ke klinik kecantikan supaya kulit muka jadi putih tapi dia lupa ada bagian tubuh lainnya yang gak boleh diabaikan ( kaki contohnya ) karena dianggap bagian ini nggak begitu dilihat orang lalu kaki nggak dirawat. Bisa ngebayangin nggak kalo muka putih tapi kaki nggak terawat ??&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Merawat diri nggak harus yang pakai kluarin duit gede lho, tapi dibutuhkan kreatifitas kita supaya hemat tapi tetap tampil prima namun sebenarnya lebih ditekankan menjaga kebersihan diri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bisa Membuat Nyaman Suasana&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Perselingkuhan dalam rumah tangga biasanya diawali karena salah satu pasangan (biasanya suami) merasa tidak nyaman didalam rumahnya sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Menurut pengamatanku 2&lt;sup&gt;nd&lt;/sup&gt; woman tu biasanya nggak lebih cantik secara fisik dibanding istrinya karena sebenarnya 2&lt;sup&gt;nd&lt;/sup&gt; woman pandai bagaimana memikat &amp;amp; membuat suasana nyaman. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Belajarlah membuat suasana nyaman dengan joke ringan sesekali ( saran ini untuk cewek pendiam ), sesekali buat surprise juga bisa membuat suasana lebih menyenangkan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Satu hal lagi yang perlu diketahui, sehebat apapun pria dia tetaplah butuh dukungan untuk itu jadilah orang yang bisa membuat hatinya tenang dan mantap melangkah. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bisa Dipercaya &amp;amp; Mau Percaya&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Pernah seorang teman cerita kalau dia menjebak cowo’nya kencan sama cewe lain yang tidak lain dia sendiri menyamar ngaku jadi cewe’ lain. Dia lakukan itu karena pengen tahu sampai dimana kesetiaan cowo’nya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Hal-hal semacam ini menurutku suatu kebodohan karena ia sebenarnya nggak percaya dengan cowo’nya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Malah banyak cewe’ yang udah jadi seperti seorang pengasuh sebentar-sebentar sms/tlpn “kamu dimana? Ngapain?sama siapa? “ kalo itu terjadi padaku pasti aku akan sangat risih.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Cowok suka cewek yang bisa dipercaya karena biasanya pria nggak suka area pribadinya diketahui orang lain maka kalo nggak benar benar kepepet biasanya dia nggak mau cerita ke orang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Kalau mau jadi wanita idaman ketahuilah hal ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;9.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Rajin Bekerja&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Minimal rajin mengerjakan pekerjaan rumah tangga, mengatur rumah, mengatur keperluan keluarga.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Syukur-syukur punya kegiatan yang bisa menghasilkan pendapatan keuangan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;10.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Tahu Saatnya Harus Mandiri &amp;amp; Manja&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Cowok gak suka cewek terlalu mandiri yang seolah-olah gak butuh kehadiran makhluk cowok, Karena pria juga pengen bisa jadi pahlawan yang menolong sang putri yang ditawan nenek sihir diatas menara yang tinggi……&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Tapi sama cewek yang terlalu manja, misalnya selalu minta dibawain belanjaannya kalo lagi shopping, bentar-bentar nangis gak tahu sebabnya, maunya slalu dianterin kemana aja, Itu bikin cowo bête.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);" class="MsoNormal"&gt;Sebenarnya 10 poin diatas sangatlah sedikit karena sebenarnya masih banyak namun aku nggak tahu ^_^ untuk itu bagi yang mau nambahin gak papa kok …&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);" class="MsoNormal"&gt;Sebelum aku tutup ada satu illustrasi &lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);" class="MsoNormal"&gt;Sebuah perusahaan kosmetik meminta warga kota untuk mengirimkan surat singkat disertai foto wanita paling cantik yang mereka kenal untuk tujuan suatu lomba bila menang wanita tersebut dijadikan model perusahaan kosmetik itu.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);" class="MsoNormal"&gt;Ada salah satu surat dari seorang anak laki kali berasal dari keluarga berantakan yang tinggal di kawasan kumuh.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);" class="MsoNormal"&gt;Begini isi suratnya , “ Seorang wanita cantik tinggal didekat rumah saya, setiap hari saya mengunjunginya karena dia membuat saya seperti anak paling penting di dunia. Kami bermain bersama dan dia mendengarkan setiap persoalan saya, dia memahami saya dan stiap saya pergi dia selalu mengatakan betapa bangganya dia pada saya” &lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);" class="MsoNormal"&gt;Tak lupa anak tersebut melampirkan foto seorang wanita ompong &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;lanjut usia yang sedang tersenyum, wajahnya berkerut kerut dengan rambut putihnya yang awut awutan tapi matanya memancarkan keramahan. Dibalik foto ada tulisan “ saya berharap bisa punya istri secantik dia”.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);" class="MsoNormal"&gt;“ Product kita tidak akan laku bila memakai model wanita ini karena dunia akan tertawa begitu melihat foto ini ditampilkan” kata pemimpin perusahaan sambil tersenyum. &lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);" class="MsoListParagraphCxSpFirst"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);" class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);" class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/854235019434767176-2564712199122258056?l=dwiyuni07.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/feeds/2564712199122258056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/06/cantik.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/2564712199122258056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/854235019434767176/posts/default/2564712199122258056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dwiyuni07.blogspot.com/2009/06/cantik.html' title='CANTIK'/><author><name>Yuni Wijayanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08731813582804374779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/--ziBr2XIHlA/TrN2dhZV8WI/AAAAAAAAABU/rK8HYULNWMs/s220/292088_264220066941009_100000590524317_1027217_4592824_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_AwPJmUZOtnE/SiuIHoWW_JI/AAAAAAAAAAM/obxw56QYD9U/s72-c/woman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
